Bersih desa nyadran Kelurahan Burengan, melestarikan adat tradisi dan bentuk syukur
Bersih Desa merupakan syukuran atau upacara adat Jawa untuk memberikan suatu sesaji sebagai suatu bentuk rasa syukur hyang Maha Tunggal Allah Subhanallahu Wata'ala. Sesaji berasal dari kewajiban setiap keluarga untuk menyumbangkan makanan (semua masyarakat Desa turut andil dalam memberikan sumbangan untuk pelaksanaannya). Bersih desa dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Burengan untuk membersihkan desa dari segala bentuk kesialan atau hal-hal yang mengganggu. Maka sesaji diberikan sebagai wujud rasa syukur dan semoga segala kesialan dan mara bahaya menjauhi kelurahan ini.
Dalam upacara bersih desa ada sedekah bumi yang biasanya berupa nasi tumpeng dan lauk pauk yang dibuat oleh warga desa. Seluruh makanan yang ada dalam upacara bersih desa merupakan hasil sumbangan keluarga-keluarga di desa. Upacara bersih desa wajib diikuti oleh orang yang sudah dewasa.
Kelurahan Burengan setiap tahunnya selalu melaksanaan Bersih Desa. Adapun waktu pelaksanaannya bulan Sela, bulan ke 11 pada Kalender Jawa. Dalam bersih desa di Kelurahan Burengan seluruh warga desa wajib untuk turut andil dalam pelaksanaannya baik itu berupa sumbangan tenaga, makanan, biaya atau segala kebutuhan dalam pelaksanaan Bersih Desa tersebut.